Pengalaman pertama dengan Linux Mint

Saya ingin membagikan sedikit cerita tentang Linux Mint. Ini merupakan pertama kali saya melakukan instalasi Linux Mint, sebelumnya saya biasanya menggunakan Ubuntu Desktop. Pengalaman tentang Linux Mint ini berawal ketika windows XP saya mengalami masalah dengan booting, waktu jaman saya baru kuliah dulu ketika mengalami masalah seperti itu saya senang, lho kok senang ?? wkwkwk… Karena saya punya alasan untuk otak-atik ataupun melakukan instalasi komputer hehe… Tapi saya sarankan jangan ditiru ya, sekarangkan udah lebih mudah karena ada yang namanya virtual machine seperti VirtualBox untuk belajar melakukan instalasi sistem operasi.

Karena pertama kali menggunakan Linux Mint kayaknya pengalaman ini enak ditulis jadi saya bagikan di blog ini karena bila tidak saya tulis segera, akhirnya menjadi biasa dan malas untuk menulis hehe… itulah saya :). Nah ini nih hasil screenshot dari Linux Mint (Silahkan dipandang-pandang) :

Linux Mint 13 Maya

Bagus bukan? Sebenarnya yang bikin bagus itu adalah desktop environtmentnya (menurut saya sih :p) versi yang saya gunakan ini adalah Linux Mint Release: 13 (maya), Edition: Cinnamon 32-bit.

Rilis Linux Mint berikutnya

Versi berikutnya yang akan di rilis pada November 2012 adalah Linux Mint 14 “Nadia”, beberapa bulan lagi dari tulisan ini di terbitkan, selain edisi Cinnamon teman-teman juga bisa menggunakan edisi yang lain misalnya edisi MATE, KDE ataupun Xfce silahkan pilih di download area website resmi Linux Mint.

Sekilas tentang Linux Mint

Owh iya sekedar info bagi yang belum tahu Linux Mint merupakan turunan dari Ubuntu dan sekarang ini ketenarannya menyaingi Ubuntu sendiri, silahkan lihat aja di distrowatch.com. Untuk kelebihan dan kekurangannya teman-teman bisa cari di google saja karena informasinya lengkap di sana yang jelasnya teman-teman bisa putarkan musik dan video karena pluginnya sudah otomatis ada terinstal, selain itu sudah dilengkapi software grafis seperti gimp, office seperti LibreOffice (Turunan dari OpenOffice).

Linux Mint menggunakan mesin virtual

Owh iya satu lagi saya pesankan buat teman-teman pembaca, mungkin anda belum biasa dengan Linux tapi tidak ada salahnya untuk belajar mencoba, khususnya Linux Mint ini. Teman-teman bisa menggunakan VirtualBox sebagai sarana belajar sehingga tidak perlu melakukan instalasi sistem operasi yang sesungguhnya ke komputer anda, cukup virtual saja dengan VirtualBox tadi. Go to open source teman-teman, jangan membiasakan diri dengan software bajakan terus hehehe… tuiing…. 😀

Okeh… semoga bermanfaat, berikan juga +1 Google anda di tulisan ini

Kami (Catatan Belajar) juga hadir di Facebook, like kami ya klik tombol berikut:

 
Signature :

No copy paste content please…. If you want do that, please include the original source. Original Post by catatanbelajar.com, written by , Google plus profile.

6 thoughts on “Pengalaman pertama dengan Linux Mint

Add yours

Tinggalkan Balasan

© 2018 oleh Catatan Belajar | Theme: Baskerville 2 by Anders Noren.

Up ↑