Kustomisasi Linux command line dengan bash alias

Berawal dari instalasi Laravel php framework, jadi saya mencoba utak-atik Ubuntu command alias.
Menggunakan command line di linux tampaknya sangat tidak menyenangkan mungkin juga karena kerumitannya, walaupun demikian Linux menyediakan sebuah cara untuk menolong kita untuk mengkustomisasi/ mempersingkat command line yang panjang tersebut menjadi tampak singkat dan mudah, yaitu dengan menggunakan alias. Dengan menggunakan alias, kita cukup mengetik nama alias saja dari pada sebuah perintah yang rumit dan panjang-panjang.

Untuk melihat alias yang ada sekarang, sahabat CB bisa mengetikan alias di terminal sahabat.

Cara membuat alias
Kita sudah mengetahui bahwa alias merupakan cara mengkustomisasi perintah-perintah (command) dengan memberikan mereka alias, sehingga perintah yang akan kita ketikan tidak perlu panjang-panjang dan susah-susah. Untuk membuat alias, klik kanan dan buat sebuah file kosong di direktori home dan beri nama .bash_aliases. Tanda titik didepannya akan membuat file tersebut tersembunyi, kemudian tekan Ctrl+H untuk melihat file-file yang tersembunyi.
Bash Aliases

Sintax penulisan alias
Sekarang silahkan buka file .bash_aliases yang telah kita buat tadi, tetapi sebelum menulis ada beberapa hal yang perlu sahabat ketahui tentang penulisan sintax:

Dimana nama_alias adalah nama alias yang kita buat untuk perintah perintah_linux, mohon diperhatikan juga bahwa jangan ada spasi diantara tanda = misalnya nama_alias = 'perintah_linux'. Contoh alias:

Dari contoh di atas, bila sahabat mengetik agi di terminal maka sama dengan sudo apt-get install. Misal mau instalasi aplikasi chat pidgin tinggal ketik agi pidgin dan tidak perlu lagi menulis sudo apt-get install pidgin. Oke paham ya!.

Selanjutnya dalam menulis alias jangan menggunakan command/ perintah yang sudah ada misalnya begini:

Hal tersebut tidak akan bekerja karena sudah ada perintah di Linux dengan nama install.

Berikutnya dalam penulisan nama_alias jangan dipisahkan spasi misal:

Harus ditulis apt-install, dengan penambahan simbol minus baru bisa bekerja dengan baik.

Kegunaan alias
Berikut ini beberapa contoh penggunaan alias.

Manajemen paket

Manajemen file dan folder

Navigasi

Yak, itu adalah contoh-contoh yang berguna. Nah berikut adalah Ubuntu command alias pada file .bash_aliases di komputer saya:

Alias art saya gunakan untuk berkerja dengan Laravel seperti yang saya sebut diawal tulisan ini 🙂

Mungkin sahabat CB bertanya, mengapa ada function pada alias di atas? Ya itu karena saya memerlukan sebuah alias yang bisa disertai dengan input parameter, dengan parameter tersebut berada ditengah-tengan perintah unix, misalnya alias aktif-modem atau alias rekursif yang memiliki tiga input parameter. Masing-masing alias tersebut memanggil method/ function yang sudah didefenisikan. Jika sahabat ingin mengetahui bagaimana cara chmod rekursif silahkan sahabat pelajari tulisan chmod rekursif yang sudah saya tuliskan sebelumnya.

Sumber asli: http://www.howtogeek.com/73768/

Oke sekian dulu semoga bermanfaat buat sahabat CB (Catatan Belajar) dan jangan lupa berikan juga +1 Google sahabat di tulisan ini

Kami (Catatan Belajar) juga hadir di Facebook, like kami ya klik tombol berikut:

 
Signature :

No copy paste content please…. If you want do that, please include the original source. Original Post by catatanbelajar.com, written by , +IvoIdhamPerdameian.

Tinggalkan Balasan

© 2017 oleh Catatan Belajar | Theme: Baskerville 2 by Anders Noren.

Up ↑