Konfigurasi VirtualHost untuk Laravel di Windows dan Linux Ubuntu

Setelah mengetahui cara instalasi Laravel, pengaturan selanjutnya adalah konfigurasi virtual host. Kenapa konfigurasi ini diperlukan? sebenarnya ini tidak wajib karena didokumentasi resmi Laravel tidak menyebutkan harus menggunakan virtual host, salah satu alasan yang baik menurut hikmat saya adalah supaya dalam pembangunan (istilah moderennya development) sebuah proyek dengan Laravel tampak seperti menggunakan domain sungguhan, namanya juga virtual ya kayak sungguhan :D.

Oke supaya tidak berlama-lamaan mari kita mulai.

Konfigurasi VirtualHost di Windows
Langkah 1
Buka file C:windowssystem32driversetchosts dengan teks editor kesayangan sahabat dan tambahkan 127.0.0.1 laravel.lc kebagian paling bawah, untuk jelasnya silahkan lihat gambar di bawah. Jika sahabat menggunakan Windows 7/ 8, untuk kemungkinan sahabat perlu menggunakan level administrator untuk mengubah file tersebut.
host file windows LaravelKenapa menggunakan laravel.lc? Ya terserah kita aja sih sebenarnya, lc artinya localhost :). Sahabat mau ganti menjadi laravel.dev juga boleh.

Langkah 2
Sekarang lakukan konfigurasi VirtualHost pada Apache web server sahabat, caranya pastikan virtual host di include dalam setingan httpd.conf, biasanya XAMPP versi terbaru di Windows sudah di include. Dalam tutorial ini maupun tutorial cara instalasi Laravel, saya menggunakan XAMPP yang diinstal di C:xampp. Oke, untuk memastikan apakah virtual host sudah di include atau belum silahkan buka file C:xamppapacheconfhttpd.conf, kira-kira baris ke 473 ada tulisan #Include "conf/extra/httpd-vhosts.conf", nah kalau ada tanda pagar (#) didepannya silahkan dihapus tanda tersebut kemudian simpan perubahan (save), jika tidak ada berarti virtual host sudah include dalam setingan httpd.conf.

Selanjutnya silahkan buka file virtual host di C:xamppapacheconfextrahttpd-vhosts.conf dan tambahkan kode berikut:

Silahkan lihat gambar untuk jelasnya:
httpd vhosts windows
DocumentRoot adalah lokasi dimana kita menginstal Laravel kita sedangkan ServerName adalah nama domain yang telah kita buat pada langkah pertama tadi.

Tambahan: Pada contoh di atas saya menginstal Laravel di htdocs yaitu pada lokasi C:xampphtdocslaravel, nah bagaimana jika bukan di direktori htdocs? Jika bukan di direktori htdocs, sahabat perlu menambahkan Directory pada virtual host yang dibuat, misal Laravel terinstal di D:laravel, maka konfigurasi virtual host menjadi sebagai berikut:

Langkah 3
Sekarang restart (stop kemudian start lagi) web server sahabat, buka browser dan ketikan http://laravel.lc. Oke selesai :).

Konfigurasi VirtualHost di Linux Ubuntu
Langkah 1
Kita akan mengedit file hosts, silahkan ketik diterminal seperti berikut:

Silahkan tambahkan laravel.lc seperti gambar berikut:
Hosts file Linux Ubuntu Laravel

Langkah 2
Sekarang lakukan konfigurasi VirtualHost pada Apache web server sahabat. Pastikan virtual host di include dalam setingan httpd.conf karena di Linux Ubuntu saya cek tidak seperti di Windows yang sudah di includekan secara bawaan dari paketnya, untuk memastikan apakah virtual host sudah di include atau belum silahkan buka file /opt/lampp/etc/httpd.conf melalui terminal sebagai berikut:

Kira-kira baris ke 488 ada tulisan #Include "conf/extra/httpd-vhosts.conf", nah kalau ada tanda pagar (#) didepannya silahkan dihapus tanda tersebut kemudian simpan perubahan (save), jika tidak ada berarti virtual host sudah include dalam setingan httpd.conf.

Selanjutnya silahkan buka file virtual host di /opt/lampp/etc/extra/httpd-vhosts.conf melalui terminal dengan mengetikan sudo gedit /opt/lampp/etc/httpd.conf dan tambahkan kode berikut:

Silahkan lihat gambar untuk jelasnya:
httpd vhosts linux ubuntu
DocumentRoot adalah lokasi dimana kita menginstal Laravel kita sedangkan ServerName adalah nama domain yang telah kita buat pada langkah pertama tadi.

Nah untuk pengaturan virtual host di Ubuntu, khususnya web server yang dipaketkan oleh XAMPP ini perlu didefenisikan dua kali yang pertama ServerName untuk localhost dan ServerName untuk laravel.lc, karena jika tidak maka baik membuka url localhost maupun laravel.lc akan terarah ke satu lokasi.

Tambahan: Pada contoh di atas saya menginstal Laravel di htdocs yaitu pada lokasi /opt/lampp/htdocs/laravel, nah bagaimana jika bukan di direktori htdocs? Jika bukan di direktori htdocs, sahabat perlu menambahkan Directory pada virtual host yang dibuat, misal Laravel terinstal di /home/idham/laravel, maka konfigurasi virtual host menjadi sebagai berikut:

Perlu sahabat ketahui bahwa saya menggunakan paket bundalen web server XAMPP for Linux dan sudah terinstal di direktori /opt/lampp, jika sahabat tidak menggunakan XAMPP for Linux seperti saya kemungkinan lokasi setingan httpd.conf berada di /etc/apache2/httpd.conf dan virtual host di /etc/apache2/extra/vhosts.conf.

Langkah 3
Sekarang restart (stop kemudian start lagi) web server sahabat, buka browser dan ketikan http://laravel.lc. Oke selesai :).

Penutup tulisan
Oke saya harap sudah paham ya!. Nah berikutnya sahabat bisa menambahkan lagi beberapa virtual host jika seandainya sahabat memiliki beberapa proyek yang menggunakan Laravel dengan mengikuti langkah-langkah yang sudah saya jelaskan di atas. Jangan lupa ikuti langkah yang sesuai dengan sistem operasi yang sahabat pakai.

Wadoh… kok tutorialnya panjang banget mas bro? Biar sahabat Catatan Belajar paham! 😀

Sekian!!!… Selamat belajar dan semoga bermanfaat buat sahabat CB (Catatan Belajar) dan jangan lupa berikan juga +1 Google sahabat di tulisan ini

Kami (Catatan Belajar) juga hadir di Facebook, like kami ya klik tombol berikut:

 
Salam…

Signature :

No copy paste content please…. If you want do that, please include the original source. Original Post by catatanbelajar.com, written by , +IvoIdhamPerdameian.

7 thoughts on “Konfigurasi VirtualHost untuk Laravel di Windows dan Linux Ubuntu

Add yours

  1. Mas kalau sudah seperti cara mas tadi terus saya udah akses alamat virtualhostnya keluarnya malah 403 Forbidden itu gimana yah

  2. Maksudnya 80 apa ya ..?
    Saya memakai port 85
    Ketika saya setting 85 : web saya tidak tampil,,
    namun Bila pakai 80,, tampil,, namun bila pindah halaman jadi tidak bisa ..

Tinggalkan Balasan

© 2017 oleh Catatan Belajar | Theme: Baskerville 2 by Anders Noren.

Up ↑